Showing posts with label renungan. Show all posts
Showing posts with label renungan. Show all posts

Wednesday, November 9, 2016

Mensyukuri Nikmat Makan

Diantara nikmat yang sering kita lalaikan adalah makan: kita telah diberi kemudahan untuk mendapatkan makanan dan kita juga diberikan nikmat sehat untuk dapat memakan makanan tersebut. Saking kita telah terbiasa makan, kita sering lupa kalau itu adalah nikmat yang harus disyukuri. Diantara salah satu bentuk syukur adalah kita berupaya untuk senantiasa berdoa sebagai bentuk mengingat Allah atas nikmatNya yang agung.

Doa sebelum makan
بِسْمِ الله/ بِسْمِ اللهِ في أَوَّلِهِ وَآخِـرِه 
اللّهُـمَّ بارِكْ لَنا فيهِ وَأَطْـعِمْنا خَـيْراً مِنْـه
اللّهُـمَّ بارِكْ لَنا فيهِ وَزِدْنا مِنْه susu/laban
Doa makan
الْحَمْـدُ للهِ الَّذي أَطْعَمَنـي هـذا وَرَزَقَنـيهِ مِنْ غَـيْرِ حَوْلٍ مِنِّي وَلا قُوَّة

Friday, August 7, 2015

Renungan: Berapa lama kita akan dibangkitkan?

Dapat sms dari seseorang rekan yang sudah lama tak bertemu - Semoga Allah menjaga beliau-
===
Bismillah, pernahkan Anda berpikir dan bertanya:
Berapa tahun saya akan hidup? 
Berapa tahun saya akan mati?
          Berapa tahun saya akan dibangkitkan?
>>Manusia terbaik hidup selama 63 tahun, wafat sudah 1426 tahun.
Bandingkan  umur hidup kita dan umur mati kita!
Lalu bagaimana dengan yang kekal setelah dibangkitkan ?!
Maka mengapa kita lebih banyak beramal untuk hidup dibandingkan masa setelahnya?!

===
Semoga Allah megampuni dosa saya dan kalian..
Semoga kita senantiasa dimudahkan untuk beramal kebaikan dan dijauhkan dari maksiat..

Wednesday, March 19, 2014

Kecelakaan, Titik.

Dua hari ini melihat pemandangan yang cukup mengerikan. Melihat korban kecelakaan yang tergeletak di jalan.

Kemarin, satu ekor kucing tampak terlindas kendaraan di bilangan taman sari BLCI-Sawunggaling. Wajahnya tampak mengerikan. Salah satu bola matanya (atau mungkin keduanya?) keluar. Hanya sepintas melihat. Tidak Tega. Hewan Peliharaan yang sering mampir ke rumah. Note: Tikus bukan hewan peliharaan. lol.

Nah hari ini melihat korban di tengah jalan Surapati arah Gazibu, depan Geologi dan Toko Adidas. Kali ini orang beneran yang tengah tergeletak di tengah jalan-Semoga Allah mengampuninya-. Masih tampak mengenakan jas hujan lengkap.

Ya kondisi tadi  memang hujan deras baru reda (sekitar pukul 17.00). Jadi diperkirakan kecelakaan terjadi ketika hujan deras. Polisi masih tampak mengatur lalu lintas karena menjadi macet. Beberapa orang pengendara lainnya tampak berteduh di sisi jalan dan mungkin juga sedang mengamati prosesi evakuasi. Diduga korban terlindas oleh minibus dari arah berlawanan karena oleng jatuh ke aspal ketika akan mencoba mendahului di lajur kanan.

Ini tentu menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dalam berkendara, terutama bagi pengendara sepeda motor. Ini tentunya menjadi nasihat untuk diri saya pribadi yang masih sering ugal-ugalan dalam berkendara.

Setiap yang memiliki nyawa sudah dapat dipastikan akan mati. Pemutus akan seluruh kenikmatan dunia. Seandainya kematian menjadi akhir dari semuanya. Menjadi sebuah titik akhir dari semua perjalanan kita. Tapi nyatanya, kematian ini hanya sebuah titik  jeda untuk melanjutkan paragraf berikutnya, perjalanan selanjutnya yang jauh lebih panjang dan berat.

Wahai Rabb yang Maha berkehendak dan Maha berkuasa atas segala sesuatu, matikanlah kami dalam keadaan yang baik, dan janganlah engkau matikan kami kecuali sebagai seorang muslim.